Terbongkarnya Aksi Pelatih Futsal Berotak Mesum, Korban Tiga Pemain Belia Dijanjikan Masuk Tim Utama
![]() |
| Foto: Pelatih Putsal Wanita Mesum |
JAMIN VIRAL,blogger.com - Seorang pelatih futsal berotak mesum di Bekasi, Jawa Barat ditangkap polisi. Hal ini setelah aksi cabul terhadap anak asuhnya terbongkar.
Pelatih futsal bernama Johan Bakar alias JB (30) itu sudah ditetapkan menjadi tersangka oleh jajaran Polres Metro Bekasi.
Tersangka Johan Bakar pelaku pelecehan seksual terhadap tiga gadis remaja dibawah umur anggota klub futsal.
Pelaku merupakan pelatih futsal warga Kampung Pule, Desa Karangsetia, Kecamatan Karangbahagia, Kabupaten Bekasi.
"Sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan," kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kompol Sang Ngurah Wiratama, dalam keterangannya, pada Sabtu (26/10/2024) dikutip dari Warta Kota.
Atas kasus tersebut, Johan dijerat dengan Pasal 81 dan/atau Pasal 82 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan PP Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.
"Ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara," tuturnya
Baca Juga:
Kakek 73 Tahun di tangkap Polii atas Dugaan Kasus Asusila
Jajaran Polres Metro Bekasi menangkap Johan Bakar pelatih futsal pelaku pencabulan gadis remaja di Kecamatan Karangbahagia, Kabupaten Bekasi.
Korbannya juga murid perempuan saat latihan futsal.
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kompol Sang Ngurah Wiratama mengungkap, pihaknya menangkap pelaku tak lama setelah korban membuat laporan.
dapun kejadian aksi pencabulannya ini pada awal Oktober dan pelaku ditangkap pada 10 Oktober 2024.
"Untuk penanganannya saat ini sudah proses sampai ke tahap sudah hampir P19 sudah hampir selesai lah pemberkasannya," kata Sang Ngurah saat dikonfirmasi pada Rabu (23/10/2024).
Wiratama juga menerangkan bahwa pelaku seorang pelatih futsal dengan korbannya para pemain futsal perempuan yang masih berusia antara sekitar 14 tahun.
Sejauh ini menurutnya, sudah ada tiga korban yang melaporkan tindak pidana asusila tersebut.
Lebih lanjut Ia juga menuturkan, korban pertama dan korban kedua itu modus pelaku adalah merayu para korban untuk mau dijadikan pacar dan iming-imingi akan dipenuhi semua kebutuhannya.
Sedangkan berbeda dengan korban ketiga, pelaku mengimingi korban untuk bisa terus masuk skuad tim futsal tersebut.
Meski memiliki permasalahan, seperti kerap terlambat saat latihan serta tidak kompak dalam tim futsal asuhannya.
Baca Juga:
Viral Pasangan Pemuda Mesum Di kos Pantai Wisata, Di Grebek Tim Saraju Polres Jepara
"Ketika hal tersebut ada permasalahan itu diiming-imingi sama si tersangka ini, udah kamu tenang aja kamu gak akan saya keluarkan dari tim, kamu tetap saya pertahankan tapi kamu mau main sama saya ya. Akhirnya perlakuan tidak senonoh tersebut pada anak dibawah umur," ujarnya.
Kata Wiratama, pelaku melakukan aksi bejatnya kepada korban pertama itu sebanyak dua kali.
Sedangkan korban kedua mengalami pelecehan seksual sebanyak satu kali, dan terhadap korban ketiga itu lebih dari tiga kali.
"Saksi yang sudah kita periksa ada delapan orang, tiga korban. Kemudian ada beberapa saksi termasuk orangtua dari korban juga kita periksa, dan orang yang ada di tim dari beberapa teman korban," ucapnya.

Komentar
Posting Komentar